• Ratu Adil, Raja Jawa Tanpa Mahkota, Cermin Diri HOS Tjokroaminoto

    Tjokroaminoto mempunyai 3 orang murid: Soekarno, Kartosoewirjo, dan Semaun

  • Islam dan Sosialisme ; HOS Tjokroaminoto

    Tahun 1924 di Mataram, HOS Tjokroaminoto seorang pendiri dan sekaligus ketua Sarekat Islam (SI) menulis buku “Islam dan Sosialisme”

  • Dokumen Rencana Pemberontakan PKI Ditemukan

    Ahli sejarah Universitas Negeri Surabaya, Prof Dr Aminuddin Kasdi enemukan dokumen kecil berisi rencana pemberontakan PKI dengan target mendirikan negara komunis di Indonesia.

Tentara Jerman yang Membantu Indonesia dalam Perang Kemerdekaan

Awak Angkatan Laut Jerman (Kriegsmarine) dari Kapal Selam U-219. Beberapa anggotanya bergabung dengan gerilyawan republik Indonesia.
Foto
SELAMA penggojlokan di Sarangan, kadet Sayidiman Suryohadiprojo mengenal lelaki berkulit putih sebagai pelatih jasmani terbaik: disiplin dan ulet. Dengan gayanya, dia berhasil menjadikan anak-anak Akademi Militer Yogyakarta menguasai gerakan-gerakan senam yang sebelumnya hanya bisa dikuasi orang-orang Belanda. Adalah Her Hufper, seorang Jerman yang mengajar senam dan atletik bagi para kadet Akademi Militer Yogyakarta.
“Hufper bukan pelatih sembarangan, dia adalah pelatih senam tim Jepang dalam Olympiade tahun 1940 yang kemudian gagal diadakan,” ujar Sayidiman, terakhir pangkat Letnan Jenderal.
Menurut lulusan terbaik Akademi Militer Yogyakarta angkatan pertama tersebut, Hufper bukanlah satu-satunya orang Jerman yang terlibat dalam pendidikan calon-calon perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di Sarangan terdapat para instruktur Jerman yang mengajarkan bahasa asing (Jerman, Inggris, Prancis) dan keterampilan morse. Untuk materi yang terakhir ini, para kadet Akademi Militer Yogyakarta dididik secara khusus oleh bekas markonis Jerman yang memiliki kemampuan mengirimkan dan menangkap tanda morse dalam kecepatan tinggi.
Sejarawan militer Nino Oktorino menyebutkan bahwa sejak menginjakan kaki di tanah Nusantara pada awal-awal balatentara Jepang datang ke Jawa, sudah banyak perwira Jerman menyimpan simpati terhadap rakyat Indonesia. “Saat berkumpul, mereka kerap mendiskusikan tentang kemerdekaan Indonesia…” tulis Nino dalam Nazi di Indonesia, Sebuah Sejarah yang Terlupakan.
Soal ini juga diakui oleh sejarawan Jerman Herwig Zahorka. Dia bahkan menyebut, pasca berakhirnya Perang Dunia II, setidaknya ada dua prajurit Angkatan Laut Jerman (Kriegsmarine) dari Kapal Selam U-219 yang bergabung dengan gerilyawan Indonesia untuk memerangi militer Belanda. “Nama mereka adalah Warner dan Losche…” ungkap ahli sejarah militer Jerman di Indonesia tersebut. Lantas bagaimana nasib mereka berdua?
Zahorka hanya mengatakan bahwa begitu lolos dari kamp konsentrasi Sekutu di Pulau Onrust (masuk wilayah Kepulauan Seribu), Warner dan Losche menjadi pelatih militer pada sebuah kesatuan tentara Indonesia di pulau Jawa. “Salah seorang dari mereka yakni Losche malah gugur dalam suatu kecelakan saat melatih para gerilayawan republik membuat sejenis pelontar api,” kata Zahorka.
Menurut Nino, Warner dan Losche, serta satu Jerman lain yang tidak diketahui namanya, memang ditugaskan untuk melatih suatu kesatuan tentara Indonesia di perkebunan kopi di Ambarawa, Jawa Tengah.
Sumber NEFIS (Dinas Intelijen Militer Belanda) membenarkan adanya puluhan orang Jerman yang memihak Indonesia dalam perang kemerdekaan (1945-1949). Hal ini diungkapkan oleh Jenderal Simon Hendrik Spoor dalam biografinya, Kejayaan dan Tragedi Panglima Tentara Belanda Terakhir di Indonesia, karya sejarawan militer Belanda J.A. de Moor.
Spoor menceritakan adanya orang-orang Jerman dalam suatu pertempuran: “…Sepuluhan orang Jerman katanya memperdengarkan diri dengan keras dan jelas di dalam semak, tanpa pernah secara fisik menampakan diri.”

Sumber 

Perbedaan Sosialisme dan Komunisme


Sosialisme dan Komunisme adalah suatu gerakan atau sistem ekonomi yang berdasarkan atas kepemilikan secara publik, baik dalam hal sarana produksi maupun perencanaannya secara sentral. Sosialisme timbul sebagai reaksi terhadap kapitalisme, sedangkan komunisme merupakan perkembangan lebih lanjut dari sosialisme, yang bertujuan menghapus adanya perbedaan kelas/ kelompok ekonomi di dalam masyarakat. 
1. SOSIALISME
1.1. Pengertian Sosialisme
Sosialisme adalah ideologi yang menjadi dasar dari komunisme. Seringkali mereka berdua dibahas secara bersamaan. Tetapi sebetulnya banyak hal dari dua ideologi ini yang berbeda bahkan pada hal yang fundamental. Sosialisme muncul sebagai sebuah bentuk kepedulian sosial dari beberapa cendekiawan seperti Robert Owen di Inggris, Saint Simon dan Fourier dari Perancis. Mereka tergerak ketika melihat kondisi buruh di Eropa pada permulaan abad ke – 19 yang sangat menyedihkan.  Sayangnya, semua teori mereka tidak dibarengi dengan tindakan dan konsepsi yang nyata mengenai tujuan dan strategi perbaikan tersebut. Ini menyebabkan orang-orang menyebut mereka sebagai kaum Sosialis Utopis.
Setelah itu muncullah Karl Marx dari Jerman. Ia pun mengecam keadaan ekonomi dan sosial di sekelilingnya tetapi menurutnya perubahan seharusnya dilakukan secara radikal dan menyeluruh. Marx menyusun sebuah teori sosial yang menurutnya didasari hukum-hukum ilmiah sehingga pasti akan terlaksana. Ia menamakan ajarannya Sosialisme Ilmiah. Bersama dengan Friedrich Engels, ia menerbitkan bermacam-macam karangan, diantaranya yang paling terkenal adalah Manifesto Komunis dan Das Kapital. Dalam menjelaskan perkembangan masyarakat, Marx banyak dipengaruhi oleh gagasan Filsuf Jerman George Hegel mengenai dialektik (thesis, antithesis, dan synthesis). Selain itu dari Hegel diambil juga dua unsur, yaitu gagasan mengenai terjadinya pertentangan antara segi-segi yang berlawanan, dan kedua adalah gagasan bahwa semua berkembang terus. Ajaran Marx mengenai Materialisme menegaskan bahwa hukum dialektik tidak hanya terjadi pada dunia abstrak saja tetapi juga pada dunia materi.
Pertentangan kelas merupakan faktor penggerak sejarah dan akan berakhir apabila telah terbentuk masyarakat tanpa kelas, masyarakat komunis. Beberapa penentang aliran Marx menganggap ini adalah suatu hal yang aneh. Masyarakat dimana tidak ada eksploitasi, penindasan dan paksaan dicapai dengan cara revolusi (pemaksaan) dimana kaum buruh menggulingkan kekuasaan kaum pemilik modal.
Marx juga menyebutkan mengenai masa transisi yaitu masa diktatur proletariat. Setelah kaum buruh mengambil kekuasaan, untuk menuju masyarakat komunis atau tanpa kelas perlu diktator revolusioner dari kaum proletar. Bagi Marx, demokrasi politik dan demokrasi ekonomi telah tercipta dalam masyarakat komunis.
Eduard Bernstein pada umumnya menerima analisa Marx kecuali bagian revolusi. Menurutnya tujuan akhir dari Marx dapat dicapai secara damai melalui jalan parlementer dan atas dasar hak-hak pilih umum. Aliran Bernstein ini sangat mempengaruhi berdirinya sosialis demokrat atau sosialisme modern, dimana negara digunakan untuk mengatasi masalah social. Sosialisme modern berarti tujuan, sasaran , dan cara mencapai perubahan telah jelas. Sosialisme sama dengan liberalisme, mereka sama-sama menggunakan demokrasi karena mereka percaya pada kekuatan/dukungan rakyat. Salah satu cara sosialisme menarik masa adalah dengan menggunakan rasa nasionalisme. Kedengkian terhadap kesuksesan para pendatang menjadi unsur untuk menarik pendukung bagi sosialisme.
1.2. Sosialisme Sebagai Ideologi
Menurut penganut Marxisme, terutama Friedrich Engels, model dan gagasan sosialis dapat dirunut hingga ke awal sejarah manusia dari sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial. Pada masa pencerahan abad ke-18, para pemikir dan penulis revolusioner seperti Marquis de Condorcet, Voltaire, Rousseau, Diderot, Abbé de Mably, dan Morelly, mengekspresikan ketidakpuasan mereka atas berbagai lapisan masyarakat di Perancis.
1.3.  Sosialisme Sebagai Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Berpijak pada konsep Karl Marx tentang penghapusan kepimilikan hak pribadi, prinsip ekonomi sosialisme menekankan agar status kepemilikan swasta dihapuskan dalam beberapa komoditas penting dan menjadi kebutuhan masyarakat banyak, seperti air, listrik, bahan pangan, dan sebagainya.
Tokoh-tokoh Sosialisme diantaranya adalah Thomas Uoge, Robert Owen, Saint Simon, Karl Heinrich Marx dan Proudhon. Sedangkan kaitannya dengan berbagai aspek adalah :
èHubungan  Sosialisme dan Demokrasi
Sosialisme sangat erat kaitannya dengan demokrasi, karena sosialisme ini dapat berkembang di negara-negara yang memiliki tradisi demokrasi yang kuat. Semua tujuan sosialisme demokratis ini mengandung inti yang sama yakni, mewujudkan secara nyata demokrasi dengan cara mempperluas penerapan prinsip-prinsip demokrasi dari hal-hal yang bersifat politis sampai pada yang bersifat non-politis dalam masyarakat.
Bukti dari negara-negara demokratis yang memiliki gerakan sosialis yang kuat menunjukkan bahwa pemberian kebebasan yang penuh kepada para warga negara unttuk mengungkapkan semua gagasannya dan membentuk partai, nampaknya menjadi penangkal yang terbaik melawan fasisme dan komunisme, dan penindasan merupakan ladang yang subur bagi tumbuhnya gerakan-gerakan yang revolusioner.
èTeori dan Praktek Sosialis
Praktek sosialis yang berhasil dilakukan ialah sosialis  Inggris yang memiliki beberapa unsur pemikiran dan kebijakan sosialis yang kompleks. Unsur-unsur dan kebijakan sosialis tersebut meliputi: Agama, idealisme etis dan estetis, Empirisme Fabian, dan Liberalisme.

2. KOMUNISME
2.1. Pengertian Komunisme
Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia, selain kapitalisme dan ideologi lainnya. Komunisme lahir sebagai reaksi terhadap kapitalisme di abad ke-19, yang mana mereka itu mementingkan individu pemilik dan mengesampingkan buruh.
Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”. Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar, namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro. Inilah yang menyebabkan komunisme menjadi “tumpul” dan tidak lagi diminati. Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, dimana kepemilikan modal atas individu sangat dibatasi. Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya, dan karenanya komunisme juga disebut anti liberalisme.

Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Sejak saat itu komunisme diterapkan sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.

3. PERBEDAAN ANTARA SOSIALISME DAN KOMUNISME

Masih banyak yang tidak bisa membedakan antara Komunisme dan Sosialisme.
3.1. Nasionalisme
Gerakan Komunisme bersifat Internasional, mereka menginginkan semua negara berada dalam satu komando, maka dari itu dimanapun mereka berada mereka selalu memakai logo yang sama yaitu palu dan arit (palu melambangkan buruh dan arit melambangkan petani).

Sedangkan Sosialis sangat menjungjung nasionalisme mereka menginginkan negara yang kuat, tanpa harus merendahkan negara lain.

3.2. Ekonomi  
Kaum komunis berusaha untuk mengalihkan semua alat produksi, distribusi dan pertukaran menjadi milik negara, karena mereka lebih menghendaki milik umum dari pada usaha perorangan. 
Sebaliknya, kaum sosialis beranggapan bahwa cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara (bukan dimiliki.

3.3. Demokrasi
Komunisme sangat bertentangan dengan demokrasi, sedangkan sosialisme tidak bertentangan dengan demokrasi.

3.4. Agama
Komunisme menganggap agama adalah candu sehingga keberadaan agama harus dibatasi. Sosialisme tidak menganggap agama sebagai suatu ancaman, malah sebaliknya kaum agama bisa diajak bersama untuk mencapai keadilan sosial.
 

Pengertian dan Penggunaan Kode Pos

Jerman pada era Hitler merupakan negara yang mempelopori pemaikaian sistem kodepos pada tahun 1941, kemudian Inggris mengikuti Jerman pada tahun 1959 dan Amerika Serikat pada tahun 1963.

Status Kewarganegaraan Arcandra Tahar

Arcandra dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral oleh Presiden Joko Widodo pada reshuffle atau perombakan kabinet Jilid II pada Rabu (27/7/2016).

Ratu Adil, Raja Jawa Tanpa Mahkota, Cermin Diri HOS Tjokroaminoto

Gelar haji memang bukan main-main. Sebagai sosok Muslim paripurna –bila mendapat status haji mabrur – semenjak dahulu mereka jelas menjadi panutan. Salah satunya contohnya adalah disandarkan pada sosok bapak bangsa pemimpin Sarekat Islam (SI): Haji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Tjokroaminoto).Anak Wedono Kleco ini lahir di desa Bakur, Madiun Jawa Timur 16 Agustus 1883. Di tangannya lahir para pemimpin bangsa yang kemudian berpisah jalan karena perbedaan ideologi, misalnya Soekarno, Kartosuwiryo Soekarno, Muso, Alimin, hingga ulama kondang Buya Hamka.

Islam dan Sosialisme ; HOS Tjokroaminoto

    1. “Bagi kita, orang Islam, tak ada sosialisme atau rupa-rupa “isme” lain-lainnya, yang lebih baik, lebih elok dan lebih mulia, melainkan sosialisme yang berdasar Islam itulah saja” (HOS Tjokroaminoto)

    Sosialisme Islam ala HOS Tjokroaminoto

    Tahun 1924 di Mataram, HOS Tjokroaminoto yang kemudian kita kenal sebagai salah seorang pendiri dan sekaligus ketua Sarekat Islam (SI) menulis buku “Islam dan Sosialisme”. Buku tersebut ditulis oleh Tjokro, di samping karena pada waktu itu tengah terjadi pemilihan-pemilihan ideologi bangsa, juga lantaran pada waktu itu paham ideologi yang digagas para tokoh dunia sedang digandrungi oleh kalangan pelajar Indonesia, di antaranya sosialisme, Islamisme, kapitalisme dan liberalisme.

    Nasasos dan Globalisasi

    Jumat, 08 April 2016, 18:00 WIB
    Belakangan ini, ada fenomena menyedihkan terkait pengejawantahan konkret dari pemberlakuan era pasar bebas, yaitu pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). MEA membuat banyak calon tenaga kerja maupun wirausaha asing menyerbu pasar konsumen Indonesia yang memang menggiurkan ini karena ukurannya yang besar. Parahnya, tidak semua orang asing itu masuk secara legal.

    Saluran Distribusi Terbaik di Indonesia


    Pengertian Saluran Distribusi
    Menurut Nitisemito (1993, p.102), Saluran Distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan atau menyampaikan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
    Menurut Warren J. Keegan (2003) Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.
    Menurut Assauri (1990 : 3) Saluran distribusi merupakan lembaga-lembaga yang memasarkan produk, yang berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
    Menurut Kotler (1991 : 279) Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.


    Perbandingan Jasa Pengiriman POS VS JNE VS TIKI


    A.SUMBER DAYA
    1. Pos Indonesia
        Kepemilikan :100 % Negara
        Titik Layanan : 3.846 cabang sendiri, 700 cabang sewa, Agenpos 26.000 sumber : www.posindonesia.co.id dan www.agenpos.co.id

        Jumlah Pegawai : 29.000 orang

    2. JNE
        Kepemilikan : 100% Swasta
        Titik Layanan :5.000 layanan (sumber : M. Feriadi Presiden Direktur ; Majalah Marketers Edisi
         Maret 2016)
        Jumlah Pegawai : 12.000 orang

        

    3. TIKI
        Titik Layanan : 65 Cabang, 500 Agents


    Teknik Memijat Tubuh yang Benar

      Berikut manfaat pijat secara luas:

    1. Pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga organ-organ vital
      dan jaringan lain dalam tubuh akan memperoleh lebih banyak oksigen dan
      nutrisi penting.

    Lambang Garuda Pancasila mirip dengan Lambang Samudera Pasai

    Penulis: Murizal Hamzah 

    Lambang Kerajaan Samudera Pasai
    Lambang Samudera Pasai (sumber: R Indra S Attahashi)
    Jangan salah duga dua lukisan di atas sekilas mirip. Namun kalau diperhatikan detil sangat berbeda. Keduanya juga merupakan lambang dua negara yang berbeda. Yang pertama Garuda Pancasila lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan yang kedua lambang Kerajaan Samudera Pasai.